Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Mei 2015

Akademi Militer dalam Sistem Imunitas Tubuh

AKADEMI MILITER DALAM SISTEM IMUNITAS TUBUH

Apakah kalian masih ingat fungsi kelenjar timus yang dijelaskan oleh guru biologi? Kelenjar yang tumbuh pada awal kelahiran dan menyusut setelah pubertas. Jika masih lupa atau tidak pernah mendengarnya, mari kita bersama-sama belajar lebih dalam tentang pengertian timus dan manfaat tersembunyi dibalik penciptaannya. 

Awalnya, kelenjar timus dianggap tidak memiliki fungsi sama sekali. Namun ternyata anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Bagaimana bisa?



Timus (Thymus) adalah kelenjar berwarna abu-abu merah muda yang terletak di daerah dada bagian atas, di bawah sternum atau tulang dada. Pada bayi baru lahir, kelenjar ini lebih besar dibandingkan pada saat dewasa. Kelenjar timus terus tumbuh sampai pubertas dan kemudian mengalami involusi, timus mulai menyusut ukurannya. Kelenjar timus sangat aktif selama masa kanak-kanak, yang memainkan peran penting dalam mengembangkan dan meningkatkan sistem imunitas tubuh. Ilustrasinya, di dalam sistem acquired immunity memiliki regu-regu pasukan yang bekerja menurut bidangnya masing-masing. Ada regu eksplorasi, regu pembuat senjata, regu pembunuh (tempur), pasukan pelayan, dan regu penyerbu. Namun yang menjadi fokus pembicaraan kali ini yaitu regu pembunuh.

Sel-sel darah putih yang diproduksi dan terbentuk di dalam medulla (tulang sumsum) dan sengaja dikirim ke akademi militer yang bernama kelenjar timus untuk mengikuti progam pendidikan dan pelatihan. Setelah lulus, sel-sel darah putih menyandang pangkat “sel terlatih”. Di akademi militer ini, sel darah putih yang dikeluarkan untuk kepentingan perang belajar dua materi pokok: mengidentifikasi diri sendiri dan kawan, dan mengidentifikasi lawan yang membawa penyakit.

Sel darah putih terlebih dahulu dihadapkan dengan ratusan ribu protein maupun unsur-unsur penyebab penyakit, yang kemudian dilatih untuk mengidentifikasinya agar menyerang atau tidak. Selanjutnya sel-sel darah putih melalui tahap ujian, pada tahap ini satu per satu diuji mengenai kedua materi yang telah diajarkan sebelumnya. Bagi yang tidak lolos ujian, dilarang meninggalkan akademi dan dimusnahkan, karena jika keluar ke dalam darah maka akan sangat mungkin bagi dirinya untuk menyerang atau menghancurkan tubuh yang membentuknya. Selain berperan dalam melindungi tubuh dengan memproduksi antibodi yang menghentikan invasi agen-agen asing, bakteri, dan virus; sel-sel darah putih juga menjamin berfungsinya sistem tubuh, menjaga keausan organ, serta mencegah pertumbuhan abnormal sel-sel.

Setelah lewat usia pubertas, akademi militer (kelenjar timus) akan mewariskan ilmu pengontrol dan pengatur kerja sel darah putih kepada sel darah putih yang lulus ujian dan berpangkat sel terdidik, sehingga sel yang baru lulus ujian tersebut bisa melakukan tugasnya menularkan ilmu ini kepada generasi sel darah putih berikutnya.

Pada umumnya, saat individu tumbuh lebih tua dan telah beranjak usia tujuh puluhan, kelenjar timus menyusut dan digantikan oleh jaringan lemak. Kemampuan sel darah putih pembunuh pun mulai melemah dan menghancurkan unsur-unsur kawan sendiri, termasuk menghancurkan sebagian sistem tubuh, dan organ-organnya. Pada usia ini kita banyak melihat penyakit mulai muncul dan merajalela, seperti radang persendian, penyakit-penyakit ginjal, dan sebagainya yang diakibatkan menurunnya sistem imunitas tubuh dan hilangnya kontrol terhadap kinerja sel pembunuh. 

Inilah salah satu hal menarik yang mungkin tidak semua orang menyadari manfaat bahkan peran kelenjar timus yang vital dalam proses perkembangan tubuh manusia. Semakin maju ilmu pengetahuan, maka semakin jauh pula kita mengerti sisi-sisi kemukjizatan ayat-ayat Allah yang menunjukkan kebesaran Sang Maha Pencipta.

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah” (Q.S. As Sajdah, 32: 7)












Referensi:
A, Yusuf. 2008. Seri Kemujizatan Al Quran dan Sunnah, Kemujizatan Manusia dalam Al Quran dan Sunnah. Yogyakarta: Sajadah_press.
Budisma.net/2014/10/apakah-fungsi-kelenjar-timus.html diakses tanggal 11 Mei 2015
www.cancer.org/cancer/thymuscancer/detailedguide/thymus-cancer-what-is-thymus-cancer diakses tanggal 11 Mei 2015



Mei 12, 2015

Rabu, 11 Januari 2012

Tanaman Kelapa yang Kaya Nutrisi dan Alami


TANAMAN KELAPA YANG KAYA NUTRISI DAN ALAMI


Tanaman di muka bumi tercipta dengan sangat beragam, setiap tanaman selain memiliki ciri khasnya masing-masing, terdapat pula manfaat yang sangat luar biasa bagi makhluk hidup yang lain. Berkaitan dengan ini, kita akan mengkaji lebih dalam tentang salah satu tanaman yang sudah dikenal di masyarakat umum, yaitu tanaman kelapa. Kelapa (Cocos nucifera) adalah satu jenis tumbuhan dari suku aren-arenan atau Arecaceae dan adalah anggota tunggal dalam marga Cocos. Tumbuhan ini dimanfaatkan hampir semua bagiannya oleh manusia sehingga dianggap sebagai tumbuhan serba guna, khususnya bagi masyarakat pesisir. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah yang dihasilkan tumbuhan ini.



Pohon kelapa memiliki batang tunggal atau kadang-kadang bercabang. Akar serabut, tebal dan berkayu, berkerumun membentuk bonggol, adaptif pada lahan berpasir pantai. Pohon ini dapat mencapai 30 m, dapat pula tumbuh hingga ketinggian 1000 m dari permukaan laut, namun akan mengalami perlambatan pertumbuhan. Buahnya besar, diameter 10-20 cm atau bahkan lebih yang berwarna kuning, hijau atau coklat. Buah tersusun dari mesokarp berupa serat yang berlignin (disebut sabut), melindungi bagian endokarp yang keras (batok) dan kedap air. Tanpa adanya susunan sempurna yang terdapat pada buah ini, kita tidak mungkin mendapatkan air kelapa yang sangat bermanfaat.



Buah dari pohon nyiur yang banyak bertebaran di sepanjang pantai ini memang memiliki banyak manfaat. Buah kelapa muda merupakan salah satu produk tanaman tropis yang unik karena disamping komponen daging buahnya dapat langsung dikonsumsi, juga komponen air buahnya dapat diminum tanpa melalui pengolahan. Dibanding dengan minuman ringan lainnya, air kelapa yang mengandung nutrisi yang cukup baik dapat dikategorikan sebagai minuman bergizi tinggi, higienis dan alami serta telah banyak dibuktikan dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Indonesia sendiri kaya akan berbagai jenis kelapa, umumnya buah kelapa muda di Indonesia diambil dari jenis kelapa Dalam, sedangkan di India, Thailand dan Vietnam umunya digunakan kelapa Genjah. Kelapa Genjah dari segi morfologi buah tidak terlalu besar, sehingga sesuai untuk konsumsi kelapa muda.

Nilai Gizi Daging dan Air Kelapa Muda dan Manfaatnya
-Daging kelapa muda
Daging kelapa muda yang rasanya gurih, mengandung lemak sekitar 5,59-7,86%, protein 1,29-1,701%, abu 0,51-2,64, karbohidrat 3,39-6,67%, serat pangan 2,25-3,53% dan air 85,26-87,24%. Jika dibandingkan dengan produk tanaman hortikultura, maka kadar air, lemak dan protein daigng buah kelapa muda mendekati komposisi buah alpukat, yakni kadar air 84,3%, lemak 6,5% dan protein 0,9%. Berat asam lemak omega 9 daging kelapa muda berkisar 805-1187 mg/butir, sedangkan omega 6 berkisar 172-403 g/butir. Sedangkan kandungan asam amino esensialnya yaitu threonin/THR (0,39-0,79%), tirosin/TYR (0,54-2,58%), methionin/MET (0,04-0,37%), valin/VAL (0,72-0,95%), fenilalanin/PHE (0,60-0,74%), ileusin/ILE (0,49-0,69%), leusin/LEU (0,11-1,19%), lisin/LYS (0,01-0,76%), histidin/HIS (0,25-0,37%) dan arginin/ARG (1,22-2,94%). HIS dan ARG tidak esensial untuk orang dewasa, tetapi esensial untuk anak-anak. Asam amino glutamat (GLU) berkisar 3,59-4,02% meskipun tidak esensial tetapi merupakan nutrisi otak.

-Air kelapa muda
Air kelapa muda bila diminum segar rasanya manis karena mengandung total gula 5,6%, selain itu memiliki sejumlah makro dan mikromineral, juga mengandung vitamin dan protein meskipun dalam jumlah yang kecil. Kandungan protein air kelapa muda meskipun hanya 0,1%, tetapi ARG (12,75%), ALA (2,41%), CYS (1,17%) dan SER (0,91%), merupakan 4 jenis asam amino yang lebih tinggi dibanding yang terkandung pada protein susu sapi. 12 jenis asam amino pada air kelapa, 7 di antaranya adalan esensial, yaitu: ARG, LEU, LYS, TYR, HIS, PHE dan CYS. Sedangkan GLU (14,50%) juga terkandung di dalam air kelapa muda sebagai nutrisi penting untuk otak. Komposisi mineral berturut-turut dari yang paling tinggi adalah Kalium (7,300 mg/l), Chlorida (1,830 mg/l), Kalsium (994 mg/l), Nitrogen (432 mg/l), Magnesium (262 mg/l) dan Fosfor (186 mg/l). Selain itu mengandung sejumlah vitamin, diantaranya vitamin C (2,2-3,4 mg/100 ml).

-Manfaat kelapa muda untuk kesehatan
Air kelapa muda (tender coconut water) secara teknis merupakan cairan endosperm, kaya nutrisi dan alami. Air kelapa juga ternyata memiliki manfaat, diantaranya:
1    1. Baik sebagai makanan bayi yang menderita gangguan yang berhubungan dengan usus,
      2. Mencegah dehidrasi,
      3. Mengandung senyawa organik yang memiliki sifat-sifat pertumbuhan,
      4. Mencegah tubuh dari biang keringat, yang dapat menyebabkan cacar air, campak dan lain-lain,      
      5. Dapat membunuh cacing dalam usus,
6    6. Adanya sifat garam albumen membuat air kelapa muda sebagai minuman baik untuk kasus kolera,
7    7. Merupakan minuman tonik yang terbaik untuk orang sakit dan manula,
8    8. Perawatan bagi orang yang kekurangan nutrisi
9    9. Diuretic (memperlancar pengeluaran air seni),
1  10. Efektif dalam perawatan ginjal dan batu ginjal,
1  11. Dapat disuntik melalui urat nadi pada keadaan darurat (sebagai infus),
1  12. Sebagai substitusi plasma darah yang steril,
1  13. Membantu penyerapan yang cepat terhadap obat,
1  14. Pencegah infeksi saluran air kencing dan menghilangkan pengaruh mineral yang bersifat racun.

Seluruh penyusun tanaman kelapa memiliki struktur yang sempurna agar manfaatnya dapat kita rasakan secara menyeluruh. Kesempurnaan tanaman-tanaman yang tumbuh dengan berbagai manfaatnya tidak lepas dari kekuasaan Allah SWT.









Notes


Januari 11, 2012